Sempat Heboh Terkait Rencana Pengadaan Babi Dan Dugaan Korupsi Di Distan Pangan Langkat, Begini Kata Sekretaris Komisi B DPRD Langkat

LANGKAT, akses.co – Sudah 5 Pekan berlalu, kasus dugaan pengadaan Babi dan Dugaan Korupsi yang dilakukan oleh oknum Plt Kadis Pertanian Kabupaten Langkat Inisial HT tetap senyap, Pemerintah Kabupaten Langkat yang dipimpin Syah Afandin diam seolah olah bungkam dan tak mau peduli, padahal berita di berbagai media tentang Distan Langkat sempat viral, *apakah benar kabar angin yang selama ini beredar bahwa oknum tersebut kebal hukum?* tentu hal ini membuat berbagai kalangan masyarakat mulai gerah.

Termasuk juga dengan Fatimah, Anggota DPRD Langkat yang juga Sekretaris Komisi B ini merasa kecolongan dan tidak mengetahui adanya rencana Pengadaan Ternak Babi dari Dinas Pertanian Kabupaten Langkat yang dibawah pengawasan beliau.” Saya ucapkan terimakasih kepada adik adik wartawan yang telah memberikan informasi ini kepada saya, saya berjanji akan lebih teliti lagi tentang pengadaan ternak apa saja yg ada di Distan Langkat” ucap Fatimah setelah di konfirmasi awak wartawan beberapa hari yang lalu via seluler nya.

Fatimah juga mengaku sudah menelpon Plt Kadis Pertanian Kabupaten Langkat (HT) dan mempertanyakan hal tersebut dan melarang jika pengadaan Babi di pemukiman.

Ketika disinggung tentang dugaan korupsi di Distan Langkat, Fatimah mengatakan, saya akan selidiki dugaan korupsi ini, kebetulan kan objeknya Poktan di Kecamatan Hinai, itukan wilayah Dapil saya, saya akan sidak poktannya, lalu saya akan lakukan RDP, tunggu saja kabar selanjutnya dari saya. Ucap Fatimah sembari menutup telponnya.

Berita sebelumnya tentang Pengadaan Ternak Babi dan Dugaan Korupsi di Distan Langkat, dugaan Fungli terhadap Poktan Kecamatan Hinai Bantuan Lumbung Pangan Anggaran Rp. 500 Juta dengan dalih meminta jatah, bantuan pengadaan gabah diduga dipotong sebesar 50% dengan anggaran Rp. 50. Juta.(MY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini