BATUBARA, akses.co – Dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), kali ini Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Batubara melakukan razia ditempat hiburan Karaoke Singapur Land, di Desa Perjuangan Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara.
Kasat Narkoba Polres Batubara, AKP Sastrawan Tarigan membenarkan giat razia dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Rabu (07/09/2022) lalu sekira pukul 01.20 Wib,.
Kapolres melalui Kasi Humas Iptu RN Zebua saat dikonfirmasi, Jumat (09/09) menjelaskan, bahwa kegiatan razia di tempat hiburan Karaoke Singapure Land ini dilakukan dalam rangka pengungkapan kasus Narkoba.
Alhasil petugas berhasil mengamankan dari lokasi karaoke Singapure Land pada room KTV nomor 101 dan 111 sebanyak 18 orang, 6 orang diantaranya disinyalir terindikasi menkonsumsi Narkoba jenis Extacy,
Adapun 6 orang yang didapati terindikasi mengkonsumsi Narkoba yakni;
1.Riki Doni (33 ) warga Dusun IV Desa Karang Baru Kecamatan Gunung Maligas Kabupatem Simalungun.
2. Indra, (28) warga Huta III Kampung curamil Bandar Jawa Kabupaten Simalungun.
3. Aprianto Dalimunthe alias Ance (40) warga Kampung Perdagangan Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.
4. Sri Rahayu Ningsih (33) seorang Ibu Rumah Tangga warga DusunI Desa Mangkai Baru Kecamatan Lima puluh Kabupaten Batubara.
5. Nadila Anggraini, (22) warga Desa Nenas Siam Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara,
6. Darma (22) warga Desa Mangkai Lama Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara. ( Urin Positif).
“Keenam yang disebutkan ini, saat di tes urine positif,” ungkap Kasi Humas.
Sementara 12 orang lainnya yakni;
1. Rina Suriani (33) pelayanan Cafe warga Desa Bagan Asahan Kodya Tanjung Balai.
2. Maulana Rangkuti alias Lana (20) warga Dusun IV Kelurahan Bagan Asahan Kodya Tanjung Balai.
3. Riki Usdani Alias Riki (25) Desa Simpang Dolok Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara.
4. Apriadi Alias Kesto (37) warga Dusun VI Desa Mangkai Baru Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara.
5. Legino Alias Bembi (33) warga Dusun I Desa Suka Raja Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara.
6. Rio Tri Andanu, (19) warga Huta II Perdagangan Kabupaten Simalungun.
7. Lois Darma Putra, (22) tahun, wiraswasta, jalan apel kelurahan Perdagangan Kec. Bandar Kabupaten Simalungun.
8. Maymi Pratiwi, Perempuan, (27) warga Jalan Sederhana Perdagangan Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.
9. Aan Suprianto Alias Jupe (35) warga Huta I Simpang Pete Desa Sei Torop Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun.
10. Dimas Agung Tanjung Alias Agung (20) warga Perdagangan II Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.
11. Danyl Ardana Alias Dana (20) warga Huta I Nagori Bandar Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.
12. Hanapiah Lubis (30) seorang ibu Rumah Tangga warga Jalan Langgar Payung Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Rokan Hilir Riau.
“Untuk yang 12 orang ini saat di tes urin dinyatakan Negatif, “sebutnya lagi.
Iptu RN Zebua menyebutkan, saat diamankan terhadap mereka di TKP kemudian dilakukan interogasi lisan, dan mengakui bahwa sebahagian dari mereka ada mengkonsumsi Narkotika jenis Pil Extacy. Kemudian kesemuanya diboyong ke Sat Res Narkoba Polres Batubara untuk dilakukan interogasi lebih lanjut.
“Selanjutnya dilakukan tes urine awal terhadap mereka, ternyata benar sebahagian dari mereka yaitu sebanyak 6 orang positif mengkonsumsi narkotika,” tukas Iptu RN Zebua.
Lebih lanjut petugas juga melakukan penggeledahan badan dari tersangka, dan tidak ada ditemukan lagi barang bukti berupa Narkotika jenis Extacy karena telah habis di konsumsi.
“Yang mana keberadaan mereka di TKP adalah dalam rangka karaoke (bernyanyi) untuk bersenang senang sehabis menghadiri acara ulang tahun teman mereka,” terangnya.
Kemudian Kasi Humas menngungkapakan bahwa pada hari selanjutnya, Kamis (08/09) terhadap semua yang diamankan sebanyak 18 orang dibawa ke BNNK Batubara untuk di lakukan tes urine.
“Dari hasil tes urine di BNNK Batubara yang terindikasi positif mengkonsumsi Narkoba sebanyak 6 orang dan yang negatif sebanyak 12 orang” katanya.
Terhadap 12 orang itu telah dikembalikan kepada pihak keluarganya, sedangkan terhadap yang 6 orang lainnya dilakukan asesmen medis di BNNK Batubara. (firs)




