Ngotot Lantik BPD Ditengah Pandemi Corona, Camat Tanjung Morawa Dikecam Warga

Para Anggota BPD tampak sumbringah saat berswafoto ditengah pandemi Covid-19
Para Anggota BPD tampak sumbringah saat berswafoto ditengah pandemi Covid-19

Deli Serdang, akses.co – Lantik Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di tengah Covid-19, Camat Tanjung Morawa, Marianto Irawadi, di kecam warga. Camat terbaik se-Sumut itu melanggar himbauan pemerintah karena melaksanakan kegiatan yang mengundang keramaian ditengah pandemi Covid-19 karena melantik dua ratus orang Anggota BPD sekaligus.

Ketika masyarakat diharuskan untuk tidak berkumpul, menjaga jarak dan menghindari keramaian guna mengantisipasi mewabahnya virus corona. Sebaliknya Camat Tanjung Morawa, Marianto Irawadi, malah melantik sebanyak dua ratus orang anggota BPD dan dihadiri ratusan tamu undangan.

Sontak kegiatan itu mendapat reaksi keras masyarakat Tangjung Morawa. Salah seorang warga bernama, Gamal , warga Desa Tanjung Morawa B misalnya, ia mengatakan, peraturan soal Covid-19 sepertinya dibuat hanya untuk orang lain saja, namun tidak berlaku bagi pemerintahan Kecamatan dan Desa.

Lanjutnya, padahal sebelumnya berbagai instansi mulai dari Lurah dan seluruh Desa yang ada di Kec. Tanjung Morawa, gencar menyuarakan hal ini. Namun kenapa yang membuat peraturan malah melanggar peraturannya sendiri.

Menurutnya, yang lebih ironisnya lagi, dalam pelantikan BPD se- Kec. Tanjung Morawa ini, di hadiri pula oleh personil dari TNI dan Polri. “Gimana itu, kenapa tidak ada yang melarang dan membubarkan pelantikan BPD tersebut. Kenapa di saat kami warga kumpul menikmati secangkir kopi di Cafe di sekitaran Tanjung Morawa di bubarkan dan di suruh pulang. Giliran Camat uat hajatan pelantikan malah dibiarkan begitu saja,” jelasnya.

Hal senada juga di suarakan Desi, warga Desa Bandar Labuhan. Dese mangatakan, seharusnya pelantikan ini tidak dilakukan saat pandemi Covid-19 begini, kan bisa diundur setelah wabah Corona sudah dianggap aman.

Katanya, padahal banyak kegiatan yang ditiadakan bahkan dibatalkan guna mengantisifasi mewabahnya virus Corona di daerah kita. “Lalu kenapa pelantikan BPD ini harus dilaksanakan oleh Camat Tanjung Morawa, bahkan di hadiri oleh ratusan undangan. Artinya banyak orang yang berkumpul dan tidak menjaga jarak disaat itu. Bukankah hal itu tidak dibenarkan, namun kenapa dilakukan, ada apa dengan ini semua,” ucap nya. (Manahan. D)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini