Isu Mutasi Merebak, ASN Pemkab Langkat Resah

Langkat, akses.co – Disaat pemerintah pusat dan daerah masih mengatasi pendemi covid-19 (virus Corona) yang sudah banyak memakan korban, muncullah isu mutasi jabatan tingkat eselon II,III,dan IV di Pemerintah Kabupaten Langkat

Isu mutasi jabatan ini baru merebak seminggu sebelum lebaran yang maksud dan tujuannnya tidak jelas.

Memang ada beberapa Pejabat di jajaran eselon II yang telah memasuki purnabakti/ Pensiun yang sampai saat ini masih diisi oleh pejabat pelaksana tugas seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan masyarakat desa, Dinas kelautan dan perikanan dan Badan Kepegawaian Daerah.

Bila jabatan yang kosong dan di rangkap pejabat pelaksana tugas masih wajar kalau diisi pejabat defenitif yang telah mengikuti lalang jabatan. Tetapi di sisi lain isu mutasi jabatan ini dilakukan untuk eselon III dan IV sehingga membuat kalangkan ASN resah dan tidak focus bekerja dalam mengatasi pandemi covid 19.

Isu yang berkembang, mutasi jabatan ini diduga memakai “uang mahar/ setoran”yang nilainya fantastis dan begitu juga bila ada pejabat yang ingin bertahan harus “mengisi ulang” yang jumlahnya fantastis juga.

Junaidi. S Ketua DPD NGO TOPAN AD sangat menyayangkan isu yang berkembang ini dan kalau memang benar tentunya hal tersebut sangat tidak tepat dimana pemerintah dan masyarakat sedang berjuang untuk mengatasi virus corona di tambah isu mahar untuk menduduki jabatan baru ataupun bertahan dalam jabatan, Terang Junaidi.

Beliau juga menambahkan, Badan pertimbangan jabatan dan pangkat yang di ketuai Sekda Langkat seharusnya memahami hal tersebut dan menunda segala mutasi jabatan di tengah pandemi covid 19 dan berharap sekda beserta pemerintah lebih focus dalam mengatasi virus corona yang sedang di galakkan saat ini, kata junaidi menutup.(Rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini