Dukung Bupati Zahir, KNPI Batubara: Tolak Keras ‘Seruan Aksi Berdarah’

BATUBARA, akses.co – DPD KNPI Batubara dukung Bupati Zahir lakukan lerubahan desain logo Batubara selama itu tidak menghilangkan identitas asli Batubara. ‘Seruan Aksi Berdarah’ menolak perubahan logo itu terlalu lebay.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPD KNPI Batubara Ismail Ginting, Rabu (12/1). Sebelumnya, Pemerintah Kab. Batubara berencana melaksanakan sayembara perubahan desain logo Batubara. Rencana ini menuai pro dan kontra dikalangan masyarakat Batubara. Sebagian menilai itu yang sah-sah saja selama perubahan lambang nantinya tidak menghilangkan identitas Batubara. Namun ada yang menentang hingga berencana menggelar ‘Seruan Aksi Berdarah’ pada pada Kamis (13/1).

Menanggapi hal itu, Ismail menghimbau masyarakat khususnya pemuda agar jangan terprovokasi hanya karena hal itu. Katanya, menyampaikan aspirasi tidak harus sampai menyerukan Aksi Berdarah, bisa dengan menyurati Pemkab Batubara contohnya.

“Seruan Aksi Berdarah itu bukan cara yang bijak dalam menyampaikan aspirasi. Hasil sayembara logo itu kan nanti disampaikan ke publik, jangan hasilnya kita tak tau, ributnya sudah mau berdarah-darah, itu lebay namanya,” kata Ismail.

Menurutnya, dalam perjalanannya logo Pancasila sendiri mengalami paling sedikit 4 kali perubahan, jadi ini bukan hal yang tabu asal tujuannya baik dan tidak menghilangkan nilai-nilai filosofis Batubara itu sendiri.

Ismail Ginting berharap pihak kepolisian mengusut tuntas siapa dalang dibalik isu yang menurutnya meresahkan ini.

“Kita berharap aparat kepolisian mengungkap dan menangkap aktor intelektual dibalik beredarnya Flyer seruan Aksi Berdarah’ tersebut, Karena sangat provokatif, tendensius, dan menebar racun kebencian di tengah masyarakat, yang jika dibiarkan begitu saja kelak berujung pada konflik horizontal di kabupaten yang kita cintai ini” tambah Ismail Ginting.

Terakhir, Ismail mengatakan bahwa KNPI Batubara tidak akan membiarkan ada satu orang pun di Batubara ini yang memiliki niat jahat untuk jadikan batu bara ini sebagai eksperimen konflik horizontal Kami akan LAWAN,” tutupnya. (ggs)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini