Aliansi Pemuda Millenial Sumatera Utara Mendesak Pemerintah Tidak Mengizinkan PT DPM Beroperasi di Kabupaten Dairi

Dairi, aksesco.com – Aliansi Pemuda Millenial Sumatera Utara menyampaikan sikap tegas menolak rencana operasional PT Dairi Prima Mineral (DPM) di Kabupaten Dairi. Penolakan ini didasari oleh meningkatnya kekhawatiran atas potensi bencana ekologis yang dapat mengancam keselamatan masyarakat serta kerusakan jangka panjang terhadap lingkungan hidup di wilayah tersebut,(2/12).

Kabupaten Dairi merupakan daerah dengan karakteristik geografis yang rentan terhadap bencana seperti longsor, banjir bandang, serta gangguan terhadap sumber air bersih. Aktivitas pertambangan berskala besar dinilai hanya akan memperparah kerentanan tersebut dan membuka peluang terjadinya bencana ekologis yang sulit dikendalikan.

Arifatullah Manik, aktivis mahasiswa asal Dairi sekaligus Ketua Umum Aliansi Pemuda Millenial Sumatera Utara, menyatakan bahwa tidak ada satu pun korporasi yang memiliki legitimasi untuk merusak tatanan alam dan ruang hidup masyarakat. “Kami menegaskan bahwa generasi penerus tidak boleh menjadi korban dari keputusan yang mengabaikan prinsip kehati-hatian. Alam Dairi adalah aset yang harus dilindungi, bukan dikorbankan demi kepentingan investasi jangka pendek,” ujarnya.

Arifatullah juga menyoroti peristiwa bencana yang terjadi di sejumlah daerah seperti Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Sibolga, dan Humbang Hasundutan sebagai peringatan keras bahwa kerusakan ekologis bukan sekadar potensi, tetapi ancaman nyata. “Jika bencana serupa terjadi di Dairi, siapa yang akan bertanggung jawab? Pemerintah? Perusahaan? Atau masyarakat yang dipaksa menanggung akibatnya? Apabila pemerintah tetap memberikan izin kepada PT DPM, maka kami menilai pemerintah telah mengabaikan keselamatan rakyat dan masa depan generasi penerus bangsa,” tegasnya dengan nada mengecam.

Aliansi Pemuda Millenial Sumatera Utara menuntut pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mengambil langkah tegas dan bertanggung jawab dengan tidak memberikan izin operasional kepada PT DPM sebelum ada jaminan mutlak mengenai keselamatan masyarakat, perlindungan lingkungan, serta kesiapsiagaan mitigasi bencana.

ini disampaikan sebagai bentuk komitmen moral dan politik generasi muda Sumatera Utara untuk menjaga keberlanjutan Kabupaten Dairi agar tetap aman, lestari, dan bebas dari ancaman kerusakan ekologis akibat aktivitas pertambangan.(SL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini