MEDAN, aksesco.id – Pelaksana tugas Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Batu Bar Elpandi, S. Ag, M. H ikuti seminar bertajuk ‘Pustakawan Masa Depan, dan Masa Depan Patakawan’ yang digelar di Universitas Negeri Medan (Unimed), Jumat (02/12/2022).
Seminar ini diadakan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-9 Perpustakaan Digital Universitas Negeri Medan. Untuk itu perpustakaan diminta untuk terus berbenah, dan pustakawannya harus meng-upgrade diri demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, agar perpustakaan sebagai sumber literasi tak ditinggalkan di era digital saat ini.
Sebagai salah satu narasumber, Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd (Ketua Senat Unimed), meminta agar ada pembenahan menyeluruh pada setiap perpustakaan. Sedangkan terhadap pustakawannya harus meng-upgrade diri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pustakawan harus berubah, terutama di era digital ini. Saya takut ke depan perpustakaan hanya tinggal gedungnya saja. Ini terjadi kalau pustakawannya tidak berubah,” ujamya.
Ia menegaskan, peningkatan pelayanan kepada pengunjung itu wajib. Misalnya, pustakawan memandu setia pengunjung dalam mencari bahan bacaan atau memperbaiki fasilitas yang ada agar pengunjung nyaman dan berkeinginan datang ke perpustakaan.
Menanggapi pernyataan ini, Kepala Dinas Perpustakaan Batu Bara, Elpandi mengatakan, pihaknya telah melakan berbagai pembenahan. Termasuk melakukan upgrade diri untuk memajukan pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui Dinas Perpustakaan Daerah Batu Bara, kami telah meng-upgrade diri dan sudah berbenah. Diantaranya mengoperasikan perpustakaan keliling menggunakan sepeda motor, becak, dan mobil dengan sasaran utama sekolah-sekolah dan pusat keramaian,” ujar Elpandi saat dikonfirmasi Kamis (08/12)
Pengoperasian perpustakaan keliling ini, banyak koleksi buku menarik yang dibawa untuk dibaca, agar masyarakat terutama para pelajar yang sekolahnya dikunjungi tertarik dan berminat untuk membaca.
Selain itu, Elpandi juga menjelaskan pihaknya juga telah mengoperasikan perpustakaan digital yang saat ini masih dalam tahap pengembangan. (firs)




