BLK Disnaker Perindag Batu Bara Buka 5 Cabang Pelatihan Berbasis Kompeten

BATU BARA, aksesco.id – Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian dan Perdagangan (Disnaker Perindag) Kabupaten Batu Bara membuka pelatihan berbasis kompeten dengan 5 cabang program pelatihan.

“Bagi yang berminat segera daftarkan diri karena ini terbuka untuk umum, dan sesuai kualifikasi persyaratan yang kita umumkan,” terang Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian dan Perdagangan Buhari Imran, Ss. MSi melalui Sekretaris Idham Khalid saat dikonfirmasi diruangan nya, Selasa (10/01/2023).

Adapun 5 program pelatihan yang akan diselenggarakan yakni, mengelas, otomotif, listrik, komputer, dan pelatihan menjahit. Selama pelatihan peserta juga disuguhkan praktek kerja sesuai jurusan masing-masing.

Sedangkan persyaratan administrasi bagi calon peserta yang ingin mengikuti pelatihan tersebut yakni, pas photo 3×4 beground merah sebanyak 6 lembar, photo copy KTP 3 lembar, photo copy ijazah 3 lembar, map warna merah, kemudian para calon peserta belum pernah mengikuti pelatihan di UPTD BLK Batu Bara, dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.

Idham Khalid menjelaskan bahwa pelatihan ini adalah program rutin tahunan Disnaker Perindag Batu Bara yang dikelolah oleh Unit Pelayanan Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) yang saat ini berada di Kuala Tanjung. Namun BLK ini nantinya juga akan dipindahkan di Desa Petatal yang saat ini masih dibangun.

“Untuk administrasi nya dilakukan di Kuala Tanjung, namun untuk kegiatan kita belum tahu pasti. Bisa saja dilaksanakan di Kuala Tanjung dan tidak menutup kemungkinan di tempat yang baru di Desa Petatal,” ungkap Idham.

Untuk durasi pelatihannya sendiri Idham menjelaskan tergantung dari jurusan yang pilih dengan target selama 20-30 hari lamanya. Kemudian setelah usai mengikuti pelatihan ini para peserta akan mengikuti ujian kompetensi selama 3-4 hari.

Sementara kuota pelatihan ini terbatas sebanyak 16 orang peserta perjurusan yakni 80 peserta yang ditampung melalui anggaran APBD Batu Bara T.A 2023.

Namun selain itu pihak Disnaker juga masih menunggu juknis dari APBN untuk penambahan kuota pelatihan ini hingga 10 paket pelatihan dengan target tambahan kuota 100 peserta.

Output kegiatan ini adalah para peserta yang dilatih harus berkompeten, yang kemudiannya dari Disnaker sendiri akan mencarikan peluang kerja di beberapa perusahaan yang ada, dan didaftarkan di website daftar pencari kerja.

“Bagi adek-adek yang ingin mendaftar silahkan daftarkan diri dan terbuka untuk umum, dan jika ada lowongan akan diinformasikan. Begitu juga dengan peserta yang sudah dilatih kita daftarkan mereka di daftar pencari kerja dan menjadi prioritas karena sudah dilatih dan dinyatakan berkompeten dimasing-masing jurusan pelatihan,” jelas Idham menginformasikan.

Karena tidak adanya fasilitas penginapan dalam masa pelatihan ini, para peserta juga diberikan uang saku pengganti transport.

Pelatihan ini diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Batu Bara, yang setidaknya mampu membuka peluang usaha sencara mandiri. (firs)