Aksi Heroik Polisi Kejar-kejaran di Tambat Labuh Indra Yaman Diduga Lokasi Transaksi Narkoba

BATU BARA, aksesco.id – Kegelisahan warga akan adanya informasi yang diduga lokasi peredaran benda terlarang, Sat Res Narkoba Polres Batu Bara telusuri lokasi yang diduga rawan Narkoba di Desa Indrayaman Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara, Jum’at (07/03/23).

Saat penelurusan tampak sejumlah warga lari terbirit-birit saat tim Polres Batubara menyisiri sebuah lokasi tambat labuh di desa setempat, karena diduga selalu dijadikan tempat transaksi Narkoba hingga meresahkan warga.

Dilokasi itu, Polisi sedikit kewalahan untuk menangkap para pelaku, karena dilokasi itu para pelaku langsung berada diatas perahu sampan. Ketika digrebek pelaku langsung menceburkan diri ke sungai, hingga leluasa menelusuri alur sungai setempat.

Disela penelusuran, Polisi kemudian memberikan himbauan kepada warga agar tidak ada lagi transaksi Narkoba dilokasi tersebut. ‘Jangan ada lagi peredaran berjualan dan membeli Narkoba dilokasi tambat labuh Gang Damai Ujung, Desa Indrayaman’, sebagaimana tulisan spanduk himbauan.

Informasi yang dihimpun dari hasil penelusuran, aksi kejar-kejaran itu langsung membuahkan, setidaknya, Polisi berhasil melakukan penggerebekan disalah satu tangkahan yang saat itu ada 5 orang sedang berada diatas Sampan.

Ketika dilakukan penggeledahan di TKP, Polisi berhasil menemukan 1 buah plastik klip transparan yang berisikan Narkotika jenis Sabu. Selanjutnya, tim menuju ke kediaman Kepala Dusun V Desa Indrayaman Satria, kemudian ini diadakan pertemuan dengan Ir dan tokoh masyarakat.

KBO Satres Narkoba Iptu P Tamba memberi imbauan kepada Ir agar jangan memberikan statement yang tidak benar dengan mengatakan tidak pernah ada penindakan di Desa Indrayaman. Menyadari kekeliruannya yang didasari rasa geram dan panas melihat peredaran gelap narkoba, Ir langsung menyampaikan permintaan maaf.

“Saya minta maaf karena hati panas hingga ceroboh bilang tidak ada penangkapan,” ucapnya kepada pihak kepolisian dan disaksikan Kepala Dusun dan tokoh masyarakat.

Kemudian KBO Satres Narkoba Iptu P Tamba menjelaskan upaya pihaknya melakukan pemberantasan Narkoba.

“Penindakan ada, di Desa Indrayaman setidaknya sudah dua kali kita melakukan penangkapan, dan baik Polsek maupun Satres Narkoba Polres Batubara sudah sering melakukan penggerebekan namun belum berhasil menangkap,” jelas KBO Iptu P Tamba.

Pada pertemuan tersebut, Ir mengatakan membuat spanduk tersebut atas ide sendiri akibat geram dan panas melihat peredaran gelap narkoba. Spanduk tersebut dibuat Kamis 6 April 2023 sekira pukul 16.00 Wib. Namun sekitar pukul 20.00 Wib spanduk yang terpasang di simpang Desa Indrayaman telah diturunkan oleh orang yang tidak diketahui.

Akhirnya dalam pertemuan tersebut disepakati saling bekerja sama untuk memberantas peredaran Narkoba di Desa Indrayaman dengan cara memberi informasi jika ada transaksi jual beli Narkoba baik ke Polsek Labuhanruku maupun Satres Narkoba Polres Batu Bara.

Pada akhir pertemuan dikediaman Kadus V Satria tersebut, Iptu P Tamba kembali menegaskan bahwa Satres Narkoba Polres Batubara sudah berulang kali melakukan penggrebekan di Desa Indrayaman. Kemudian, Ir selaku pembuat spanduk dan video viral menyampaikan permohonan maaf dan telah berhasil menangkap beberapa orang pengedar dan pengguna narkoba di Desa Indrayaman.

Penggrebekan sekaligus pertemuan ini dibenarkan Kasatres Narkoba Polres Batubara AKP Sastrawan Tarigan.

“Iya tadi sudah dilakukan penggerebekan. Meski anggota telah melepaskan tembakan peringatan namun kelima terduga menceburkan diri ke sungai. Juga telah diadakan pertemuan dengan Ir yang membuat spanduk dam video. Dia sudah minta maaf, tindakan tersebut menurutnya murni kemauannya sendiri karena panas hati melihat peredaran gelap Narkoba”, jelas AKP Sastrawan Tarigan.

Sebelumnya, sejumlah warga di Desa Indrayaman Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara Propinsi Sumatera menyampaikan keluhannya karena resah dengan adanya dugaan Aktivitas Narkoba didesa setempat. Kamis (06/04/2023).

“Tolong Pak Polisi dijalan ini ada jual Narkoba, lebih kurang 300 meter kedalam jalan ini,” tulisa warga di sebuah spanduk.

Sementara itu, Kapolsek Labuhanruku AKP Ferry Kusnadi mengaku di lokasi tersebut sudah beberapa kali pihaknya melakukan penyisiran dan pengrebekan maupun patroli siang dan malam.

Bahkan Ferry menguraikan beberapa langkah yang sudah dilaksanakan seperti sosialisasi kepada warga dan himbauan Kamtibmas dan kegiatan rutin Reskrim Sabhara sesuai dengan tugas dan kewenangan Polisi.

Fery kemudian mengirimkan beberapa foto dokumentasi kegiatan penggrebekan, sembari meminta kepada warga agar dapat bekerjasama dalam memerangi narkoba sebagai musuh bersama. (firs/red)