MEDAN, aksesco.com – Dinamika politik internal Partai Golkar Sumatera Utara kian menghangat menjelang agenda konsolidasi dan Musyawarah Daerah (Musda).
Sejumlah warga dan kader Golkar di Sumut mulai menggadang-gadang nama Hendrianto Sitorus sebagai figur kuat yang dinilai layak memimpin DPD Partai Golkar Sumut ke depan.
Nama Hendrianto Sitorus mencuat seiring dengan berkembangnya isu bahwa posisi Musa Rajekshah (Ijeck) sebagai Ketua DPD Golkar Sumut mulai melemah.
Beberapa warga Sumut yang ditemui awak media ini, menyebutkan, kepemimpinan Golkar Sumut ke depan membutuhkan sosok baru yang dinilai lebih dekat dengan akar rumput dan mampu mengembalikan kejayaan partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Golkar Sumut butuh pemimpin yang benar-benar mau turun ke bawah, mendengar aspirasi kader dan masyarakat. Hendrianto Sitorus yang juga merupakan Bupati Labura dinilai punya kapasitas dan keberanian itu, meski suara Golkar meningkat pada pemilu kemarin” ujar salah seorang warga pemilih partai Golkar, Kamis (25/12/2025) menyoroti Musda Golkar Sumut yang akan datang.
Menurut warga dan simpatisan Golkar, Hendrianto Sitorus dikenal sebagai figur muda yang komunikatif, memiliki pengalaman organisasi, serta dinilai mampu menyatukan berbagai faksi di internal Golkar Sumut.
Hal inilah yang membuat namanya kian santer diperbincangkan sebagai calon kuat Ketua Golkar Sumut.
Sementara itu, posisi Ijeck disebut-sebut mulai tersingkir dari peta dukungan. Sejumlah kader menilai, dinamika politik nasional dan internal partai turut memengaruhi konfigurasi kekuatan Golkar di daerah, termasuk di Sumatera Utara.
“Ini murni aspirasi dari bawah. Banyak yang menginginkan perubahan dan penyegaran kepemimpinan,”kata warga lainnya yang juga kader Golkar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Hendrianto Sitorus maupun dari pihak Musa Rajekshah terkait isu pergantian kepemimpinan Golkar Sumut.
Namun, geliat dukungan dan perbincangan di tingkat akar rumput menjadi sinyal kuat bahwa kontestasi menuju kursi Ketua Golkar Sumut diprediksi akan berlangsung ketat dan dinamis. (Red/006)




