Deliserdang, akses.co – Dimintai uang administrasi dengan modus akan menerima bantuan dari pemerintah, puluhan warga diduga jadi korban penipuan yang dilakukan oleh Agus Syahputra (35), selaku Ketua Karang Taruna Desa Tanjung Morawa B, Kec Tanjung Morawa, Deliserdang.
Informasi di himpun akses.co, pungutan ini dilakukan dengan dalih sebagai kelengkapan persyaratan. Puluhan warga diminta oleh pelaku untuk melengkapi berkas yakni Kartu Keluarga (KK), selanjutnya para korban dimintai sejumlah uang sebagai biaya administrasi agar bisa mendapat bantuan.
Penipuan berkedok bantuan pemerintah ini terjadi di Dusun I, Desa Tanjung Morawa B, Kec Tanjung morawa, sejak November 2021 dan hingga kini bantuan yang dijanjikan belum juga diterima oleh warga.
“Dia kemarin datangnya pagi kerumahku. Katanya ada bantuan dari pemerintah yang bisa diterima tiap bulannya bagi warga yang kurang mampu, sebagai syarat dia minta KK dan uang admin sebesar seratus ribu,” kata Asnida Wati (38) warga Dusun I, Desa Tanjung Morawa B, Sabtu sore (5/2).
Selanjutnya, Agus itu bilang bantuan ini sifatnya berkelompok dan setiap kelompok jumlahnya lima orang. Terus kata Agus, “jangan bilang siapa-siapa lagi ya bantuan ini, karena terbatas nanti malah kakak yang hilang datanya dan tidak mendapat,” ujar Asnida Wati menirukan ucapan Agus guna meyakinkannya saat itu.
Sampai saat ini bantuan yang di janjikan tidak kunjung ada, ketika ditanya dia selalu menghindar dan kerap mencari cari alasan. “Banyak kali warga sini yang sudah ditipunya, kami juga sepakat akan membuat laporan Atas penipuan ini, supaya kasus ini bisa diproses secara hukum,” tegas wanita yang biasa disapa Andak ini.
Sementara, itu seorang warga berinisial TA (34) warga yang sama mengatakan, dirinya juga pernah ditemui dan disampaikan hal yang serupa. Namun ketika ditanya jenis bantuan apa, Agus tidak menjelaskan secara detail hanya mengatakan bantuan dari pemerintah saja. Melihat ucapannya tidak meyakinkan TA langsung menolak tawaran itu.
“Tega Kali Agus itu, entah dimana pikirannya itu la. Korbannya itu semua orang gak mampu Lo. Bukannya dia menolong malah tega dia menipuinya, semoga kenak ajab mintaknya anak itu,” sebut TA dengan rona kesal.
Terpisah, Kades Desa Tanjung Morawa B, Jefri Hamdani, SHI, ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya tidak mengetahui adanya kutipan uang dengan modus bantuan dari pemerintah yang di lakukan oleh Agus Sahputra, selaku ketua Karang Taruna Desa Tanjung Morawa B tersebut.
“Sampai saat ini kita tidak tau itu la, kami juga dari pemerintah Desa tidak pernah mengkordinir beliau terkait bantuan pemerintah dalam bentuk apapun. Ini kok malah mengatasnamakan bantuan pemerintah dan mintak imbalan dalam bentuk uang, tidak dibenarkan itu, kok berani kali dia,” ucap Kades Jefri.
Jefri menjelaskan, beliau emang sering nongkrong di kantor Desa, namun untuk posisi jabatan dia tidak menjabat apapun di pemerintahan Desa.
“kan dia tidak ada sekolahnya ya tidak boleh lah,” tegas Kades.
Terima kasih atas informasinya, kita nanti akan cek kelapangan atas dugaan penipuan yang dilakukannya ini. Nah, ketika ini benar kita akan fasilitasi warga untuk proses hukum atas kejadian ini, ujar Jefri dalam sambungan telepon. (Manahan. D)




