Pulang Sekolah 2 Remaja Dikeroyok 6 Pelajar, Korban Minta Pelaku di Tangkap

MEDAN, akses.co – Dua (2) remaja yakni Muhammad Ariyanda (16) dan Muhammad Faturrahman (16), keduanya merupakan siswa SMP di salah satu sekolah swasta di Kota Medan, tiba-tiba dihadang dan dikeroyok 6 orang pelaku remaja yang tidak mereka kenal, saat berjalan kaki pulang dari sekolah menunju rumah.

Kejadian yang menimpa dua korban remaja itu berlangsung di Jalan Garu VII, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, korban Ariyanda dan Faturrahman mengalami penganiayaan fisik, dan menggunakan alat, yang dilakukan 6 orang pelaku.

“Kejadiannya Sabtu 18 Desember 2021 lalu pak, sekitat pukul 10.00 WIB. Tanpa sebab, tiba-tiba kami dikeroyok begitu saja saat kami jalan pulang dari sekolah. Ditendang, dipukul bahkan di libas kami pake ikat pinggang, hingga kami mengalami lembam-lembam, memar di bagian leher, pinggang, perut dan kepala, sakit semua badan ini,” ungkap korban Muhammad Ariyanda, Senin (20/12/2021) siang.

Tak terima atas kejadian itu, kakak kandung Ariyanda, Nur Fatihah Utami (26) langsung melaporkannya ke Polrestabes Medan, dengan bukti laporan: STTLP/2783/YAN.2.5/K/XII/2021/SPKT Restabes Medan. Langkah ini ia tempuh, agar pelaku dapat diberi efek jera, dan kejadian serupa tidak boleh terulang lagi.

“Kami meminta pihak Kepolisian mengambil tindakan. Ini murni kasus penganiayaan, tangkap pelakunya pak polisi, adik saya udah pada besakitan semua badannya akibat dianiaya pelaku,” pintanya, memohon. (Han)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini