Langkat,akses.co – Anggaran Diskominfo Kabupaten Langkat T/A 2019 diduga dijadikan untuk memperkaya diri, hal ini disampaikan oleh Sekretaris Fokusmaker Kabupaten Langkat Ahmad Fauzi PA. Fauzi mengatakan kepada awak media akses.co 13/5 ada anggaran yang tertuang dalam APBD T/A 2019 didinas tersebut yang diduga syarat dengan penipuan dengan tujuan memperkaya diri.
Lebih lanjut fauzi mengatakan ada anggaran di Dinas Kominfo Kabupaten Langkat tentang Jasa Publikasi Media Cetak dengan anggaran Rp. 324.000.000,. Padahal di APBD yang sama terdapat pos anggaran untuk kegiatan media cetak dan elektronik, sambung fauzi kegiatan itu adalah 1. Langganan Surat Kabar / Majalah dengan anggaran Rp. 80.400.000. 2. Biaya Kerjasama Dengan Media Pemberitaan, a. Pariwara Rp. 81.000.000 b. Pemberitaan Khusus Kebijakan Pemkab Langkat Rp. 150.000.000 c. Biaya Peliputan dan Pemberitaan oleh TVRI, TV Swasta, RRI dan non RRI Rp. 125.000.000. 3. Cetak Surat Kabar Gema Langkat 48 Eks x 300 144.000.000. 4. Perjalanan Penerbitan Gema Langkat 23 Kecamatan Rp. 37.800.000. 5 Perjalanan Cetak Gema Langkat 5 orang x 12 bulan, perjalanan luar daerah dalam Provinsi Pejabat Esolon III /PNS, Golongan IV, PNS Golongan II dan I, Pegawai Tidak Tetap 60 hari x 370.000 Rp. 22.200.000
Semua kegiatan pembayaran terkait media sudah terkaper, tapi kenapa mesti ada jasa lagi, pertanyaannya adalah jasa buat siapa? sambung Fauzi.
Sementra Kadis Kominfo Kabupaten Langkat, H. Syahmadi, S. Sos. MAP ketika disambangi dikantornya langsung merangkul, seperti sudah sangat akrab, ketika dikonfirmasi Syahmadi langsung memanggil Sekretaris ” Yudi (panggilan akrab) kemari tolong layani adik-adik ini” ucap sang kadis kepada sekretariat dan langsung beranjak pergi.
Menurut keterangan sekdis Kominfo, bahwa anggaran buat kegiatan media cetak dan elektronik hanya terealisasi 30℅, kemudian sekdis juga berkilah mengenai salah satu jumlah anggaran yang tertera di APBD, ia mengatakan bahwa tidak sebesar itu yang direalisasikan,
Sebelumnya Fauzi sudah mencoba mengkonfirmasi Kadis Kominfo Langkat, Syahmadi melalui via WA, namun setelah konfirmasi terkirim dan terdapat ceklis dua berwarna biru, nomor tersebut langsung diblokir oleh sang kadis.(YY)




