MEDAN, akses.co – Ditengah pandemi Covid-19 saat ini, sektor pendidikan dan media menjadi tantangan tersendiri bagi penggerak pendidikan serta jurnalis untuk tetap berkarya dan menjaga keberlansungan proses belajar mengajar.
Perubahan pola ini menuntut peran serta berbagai pihak, bukan hanya guru dan siswa namun juga peran para jurnalis dari media massa baik cetak maupun elektronik, untuk dapat meneruskan informasi dan menjadi media Advokasi bagi perkembangan pendidikan di tengah wabah covid-19.
Hal ini disampaikan Yusri Nasution Koordinator Provinsi Tanoto Foundation Sumut disela-sela pembagian paket lebaran dan paket data internet kepada jurnalis, Jumat, (8/5) di seputaran lapangan Merdeka Kota Medan.
“Kita dukung sepenuhnya rekan-rekan jurnalis dalam menghadapi situasi pandemi covid-19, untuk tetap dapat memberikan informasi dan advokasi pendidikan melalui pembelajaran jarak jauh kepada masyarakat Sumut”, ungkapnya.
Didampingi Operation Manager Hendra Arifin Tobing dan spesialis komunikasi Mutazar yang turut serta membagikan paket lebaran, Yusri menjelaskan bahwa sebelumnya Tanoto Foundation juga telah membagikan paket Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga Medis yang tersebar di beberapa Rumah sakit yang menangani Pasien Covid-19 di Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.
Ia menilai dalam kondisi saat ini awak media yang menjadi garda terdepan, berhadapan langsung dengan sumber informasi memberitakan perkembangan kondisi daerah dan pendidikan di tengah pandemi ini, diharapkan tetap dapat menjaga diri dan lingkungan.
“Jurnalis sering kali menjadi saksi dalam setiap peristiwa, tak jarang harus berinteraksi langsung dengan narasumber, kita harapkan dapat menjaga diri, kami juga berterimakasih atas kerjasama yang baik selama ini sehingga dunia pendidikan mendapatkan maanfaat dari informasi yang disebarkan oleh para jurnalis media” tutup Yusri. (ggs)




